Pengertian sel Sel merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup. Jadi sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari tumbuhan. Ukuran sel bervariasi tergantung fungsinya. Bentuk sel pun tergantung fungsinya. Garis tengah sel beraneka ragam antara 1 – 100 µm. Fungsi sel tumbuhan 1. sebagai pengatur tubuh tumbuhan 2. penggerak segala aktivitas di dalam tubuh tumbuhan, 3. berkaitan dengan metode pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan, 4. pembawa sifat genetik pada tumbuhan, dan 5. berkaitan dengan reproduksi tumbuhan.
bentuk sel tumbuhan dan fungsi Secara umum struktur sel tumbuhan dapat di bagi menjadi 3 bagian yaitu inti sel, sitoplasma, dan membran sel.
Inti sel atau nucleus Inti sel atau nukleus merupakan organel sel yang berada di dalam sel eukariotik. Sel tumbuhan termasuk kategori sel eukariotik. Di dalam inti sel banyak mengandung materi genetik yang berbentuk DNA (deoxyribonucleicacid). Fungsi inti sel yaitu untuk mengontrol segala aktivitas sel berdasarkan informasi genetik yang dibawa oleh DNA. Genetik ini nantinya akan diturunkan ke generasi berikutnya. Sehingga dapat dianggap bahwa nukleus merupaakn organel terpenting dalam sebuah sel.
bentuk inti sel tumbuhan tersusun dari membran nukleus, nukleoplasma, kromosom, dan nukleolus. 1. Membrane nucleus atau selaput inti Fungsi membran nukleus merupakan semacam pintu yang mengaitkan nukleoplasma dan sitoplasma. Dikarenakan terdapat pori-pori pada membran nukleus. Dengan adanya pori-pori ini memungkinkan molekul RNA pada nukleoplasma dapat keluar ke sitoplasma. 2. Nukleuplasma Fungsi nukleoplasma adalah semacam suspensi (zat cair yang berisi zat padat) bagi organel sel yang ada di dalam nukelus. Selain itu, nukleoplasma juga berperan untuk mempertahankan bentuk nukleus dan sebagai media transportasi zat-zat yang dibutuhkan oleh nukleus. 3. Kromotin dan kromoson Fungsi kromatin yaitu sebgai pembawa informasi genetik yang berguna untuk mengendalikan segala aktivitas sel. Hal ini disebabakan karena kromatin tersusun dari DNA (16%), RNA (12%), dan nukleoprotein (72%). 4. Nucleolus Nukleolus atau anak inti adalah sebuah organel sel yang terletak di dalam nukelus dan berukuran lebih besar dari kromatin. Komposisi nuklelolus sebagian besar terdiri dari benang-benang halus DNA. Sitoplasma Sitoplasma yaitu cairan kental seperti gel yanng memuat rongga di dalam sel. Di dalam sitoplasma terdapat banyak air dengan presentase sebesar 80%. Sitoplasma biasanya tidak berwarna atau bening.
Fungsi sitoplasma merupakan semacam media suspensi bagi partikel-partikel kecil dan organel-organel sel. Sitoplasma pun mengaitkan untuk meyalurkan dan melarutkan zat-zat makanan yang dibutuhkan organel-organel sel untuk menjalankan aktivitas. Secara garis besar sitoplasma bisa dibagi menjadi 3 bagian yakni sitosol, organel-organel sel dan inklusi sitoplasma. Sitosol Sitosol merupakan cairan kental yang terisir dai air, garam dan senyawa-senyawa organik. Menghubungkan semacam sumber bahan makanan bagi sel dan organel-organel sel. Organel-organel sel mengaitkan organel-organel sel secara keseluruhan merupakan untuk mendukung aktivitas sel, karena jika ada satu organel yang tidak menghubungkan maka sel tidak dapat bekerja dengan baik. Inklusi sitoplasma Inklusi sitoplasma merupakan zat-zat berukuran kecil yang terdapat di dalam sitoplasma. Zat-zat inklusi tidak akan larut di dalam sitoplasma. Terkandung banyak zat inklusi seperti kalsium okslata dan silikon dioksida pada sel tumbuhan. Fungsi inklus beranekaragam seperti ontoh granula mengaitkan semacam tempat penyimpanan amilum, glikogen, dan polihidroksibutirat. Membran sel Membran sel atau dinding sel yaitu lapisan terluar yang menyelubungi segala badan sel. Membran sel tersusun atas fosfolipid dan protein. Sehingga menyebabkan membran sel mempunyai sifat selektif permeabel. Sifat ini menunjukkan bahwa membran sel hanya dapat dilalui oleh zat-zat atau ion-ion tertentu saja. Beberapa zat-zat tersebut adalah asam amino, glukosa, dan gliserol. Fungsi membran sel adalah untuk melindungi bagian dalam sel dan membatasi nya dengan lingkuan diluar sel. Dengan sifat selektif permeabel maka mebran sel juga mengaitkan untuk mengatur keluar dan masuknya suatu zat yang menuju ke dalam atau keluar meninggalkan sel. Sehingga zat-zat berbahaya dari luar sel tidak dapat masuk ke dalam sel. Perbedaan sel tumbuhan dan hewan Sel tumbuhan dan sel hewan memiliki sedikit perbedaan. Hal ini berhubungan dengan aktivitas yang dikerjakan oleh tumbuhan dan hewan. Sebagaicontoh memperoleh makanan melalui metode fotosintesis, karena itu terdapat organel sel bernama kloroplas. Di dalam inilah terjadi sistem fotosintesi yang merubah oksigen dan air menjadi energi yang berguna untuk metabolisme tumbuhan. Sedangkan pada sel hewan tidak terdapat kloroplas dikarenakan hewan tidak melakukan metode fotosintesis untuk mendapatkan makanan.
Please, sign up (it's quick!) or
sign in, to post feedbacks and do more fun stuff.
Sel merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup. Jadi sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari tumbuhan. Ukuran sel bervariasi tergantung fungsinya. Bentuk sel pun tergantung fungsinya. Garis tengah sel beraneka ragam antara 1 – 100 µm.
Fungsi sel tumbuhan
1. sebagai pengatur tubuh tumbuhan
2. penggerak segala aktivitas di dalam tubuh tumbuhan,
3. berkaitan dengan metode pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan,
4. pembawa sifat genetik pada tumbuhan, dan
5. berkaitan dengan reproduksi tumbuhan.
bentuk sel tumbuhan dan fungsi
Secara umum struktur sel tumbuhan dapat di bagi menjadi 3 bagian yaitu inti sel, sitoplasma, dan membran sel.
Inti sel atau nucleus
Inti sel atau nukleus merupakan organel sel yang berada di dalam sel eukariotik. Sel tumbuhan termasuk kategori sel eukariotik. Di dalam inti sel banyak mengandung materi genetik yang berbentuk DNA (deoxyribonucleicacid).
Fungsi inti sel yaitu untuk mengontrol segala aktivitas sel berdasarkan informasi genetik yang dibawa oleh DNA. Genetik ini nantinya akan diturunkan ke generasi berikutnya. Sehingga dapat dianggap bahwa nukleus merupaakn organel terpenting dalam sebuah sel.
bentuk inti sel tumbuhan tersusun dari membran nukleus, nukleoplasma, kromosom, dan nukleolus.
1. Membrane nucleus atau selaput inti
Fungsi
membran nukleus merupakan semacam pintu yang mengaitkan nukleoplasma dan sitoplasma. Dikarenakan terdapat pori-pori pada membran nukleus. Dengan adanya pori-pori ini memungkinkan molekul RNA pada nukleoplasma dapat keluar ke sitoplasma.
2. Nukleuplasma
Fungsi
nukleoplasma adalah semacam suspensi (zat cair yang berisi zat padat) bagi organel sel yang ada di dalam nukelus. Selain itu, nukleoplasma juga berperan untuk mempertahankan bentuk nukleus dan sebagai media transportasi zat-zat yang dibutuhkan oleh nukleus.
3. Kromotin dan kromoson
Fungsi
kromatin yaitu sebgai pembawa informasi genetik yang berguna untuk mengendalikan segala aktivitas sel. Hal ini disebabakan karena kromatin tersusun dari DNA (16%), RNA (12%), dan nukleoprotein (72%).
4. Nucleolus
Nukleolus atau anak inti adalah sebuah organel sel yang terletak di dalam nukelus dan berukuran lebih besar dari kromatin. Komposisi nuklelolus sebagian besar terdiri dari benang-benang halus DNA.
Sitoplasma
Sitoplasma yaitu cairan kental seperti gel yanng memuat rongga di dalam sel. Di dalam sitoplasma terdapat banyak air dengan presentase sebesar 80%. Sitoplasma biasanya tidak berwarna atau bening.
Fungsi
sitoplasma merupakan semacam media suspensi bagi partikel-partikel kecil dan organel-organel sel. Sitoplasma pun mengaitkan untuk meyalurkan dan melarutkan zat-zat makanan yang dibutuhkan organel-organel sel untuk menjalankan aktivitas.
Secara garis besar sitoplasma bisa dibagi menjadi 3 bagian yakni sitosol, organel-organel sel dan inklusi sitoplasma.
Sitosol
Sitosol merupakan cairan kental yang terisir dai air, garam dan senyawa-senyawa organik. Menghubungkan semacam sumber bahan makanan bagi sel dan organel-organel sel.
Organel-organel sel
mengaitkan organel-organel sel secara keseluruhan merupakan untuk mendukung aktivitas sel, karena jika ada satu organel yang tidak menghubungkan maka sel tidak dapat bekerja dengan baik.
Inklusi sitoplasma
Inklusi sitoplasma merupakan zat-zat berukuran kecil yang terdapat di dalam sitoplasma. Zat-zat inklusi tidak akan larut di dalam sitoplasma. Terkandung banyak zat inklusi seperti kalsium okslata dan silikon dioksida pada sel tumbuhan. Fungsi inklus beranekaragam seperti ontoh granula mengaitkan semacam tempat penyimpanan amilum, glikogen, dan polihidroksibutirat.
Membran sel
Membran sel atau dinding sel yaitu lapisan terluar yang menyelubungi segala badan sel. Membran sel tersusun atas fosfolipid dan protein. Sehingga menyebabkan membran sel mempunyai sifat selektif permeabel.
Sifat ini menunjukkan bahwa membran sel hanya dapat dilalui oleh zat-zat atau ion-ion tertentu saja. Beberapa zat-zat tersebut adalah asam amino, glukosa, dan gliserol.
Fungsi
membran sel adalah untuk melindungi bagian dalam sel dan membatasi nya dengan lingkuan diluar sel. Dengan sifat selektif permeabel maka mebran sel juga mengaitkan untuk mengatur keluar dan masuknya suatu zat yang menuju ke dalam atau keluar meninggalkan sel. Sehingga zat-zat berbahaya dari luar sel tidak dapat masuk ke dalam sel.
Perbedaan sel tumbuhan dan hewan
Sel tumbuhan dan sel hewan memiliki sedikit perbedaan. Hal ini berhubungan dengan aktivitas yang dikerjakan oleh tumbuhan dan hewan. Sebagaicontoh memperoleh makanan melalui metode fotosintesis, karena itu terdapat organel sel bernama kloroplas. Di dalam inilah terjadi sistem fotosintesi yang merubah oksigen dan air menjadi energi yang berguna untuk metabolisme tumbuhan.
Sedangkan pada sel hewan tidak terdapat kloroplas dikarenakan hewan tidak melakukan metode fotosintesis untuk mendapatkan makanan.