Contacts
HoyleRusso23
Main style: Hip-hop/Rap
Favorite styles: Wonky
DJ, VJ, producer, MC, radioshow, promoter, photographer, singer, poet, clubber, listener, group / joint project
PR
0
HoyleRusso23
Pastry dimaksud dalam artikel ini merupakan jenis puff dan danish pastry. Dua-duanya adalah jenis adonan yang menghasilkan kue yang berlapis-lapis. Lembaran-lembaran di dalam adonan pastry dihasilkan atas pencampuran kocokan dengan lemak lipat alias yang biasa disebut pastri margarin dan dikenal pula dengan madah korsvet.Yang beda dari kocokan pastry ini, lemak lipat tidak dicampur ke di adonan melainkan dioleskan tipis dan merayap pada permukaan adonan. Setelah itu adonan dilipat lalu dtipiskan kembali. Prosedur melipat, melapisi korsvet juga menipiskan kocokan ini dikerjakan berulang-ulang jadi diperoleh kocokan akhir yang tampak diantaranya lembaran yang menyatu. Pada saat pemanggangan dalam oven, lembaran di adonan bakal mengembang oleh karena itu hasil akhir kue terlihat banyak tingkatan tipis yang menyatu.Makanan kecil yang disusun dengan puff pastry hendak sangat kering. Sementara pada danish pastry hasil sudahnya tetap berlapis-lapis, namun gak serenyah puff pastry. Ini karena luluhan danish ialah perpaduan luluhan roti dan adonan puff.Pengenalan Material:Tepung terihgu, untuk menghasilkan adonan pastry dibutuhkan terigu dengan status protein semampai. Agar pengembangan adonan siap sempurna jadi dihasilkan level berlembar-lembarLemak, yang dipakai adalah pastri margarin (korsvet) atau mentega lipat untuk membuat lapisan-lapisan pada kocokan. Sementara margarin/mentega diperlukan untuk memberi aroma serta rasa lebih gurih pada kocokan. Perlu diingat, pemakaian margarin/mentega hanya 10 persen daripada keseluruhan lemak yang dibutuhkan dalam kiat.Air es, diperlukan dalam melarutkan talk sehingga sebagai gumpalan adonan yang keras.Garam, untuk memberikan mengecap gurih di adonanGula pasir, menyampaikan rasa manis serta warna kecokelatan pada kue ketika dipanggang. Hanya adonan danish, adonan puff tidak memerlukan gula di dalam jumlah penuh.Telur, agar kue roti lebih nikmat dan warnanya cerah. Manfaatkan kuning telurnya saja. Di samping dicampur dalam kocokan, kuning telur juga gaib dioleksan di adonan kue agar kian mengkilap.Trik Sukses Membuat PastrySetiap selesai memoles adonan dengan korsvet dan kemudian melipatnya, simpan/istirahatkan adonan pada lemari es selama 10 menit sebelum digilas kembali. Itu untuk menyampaikan kesempatan luluhan bekerja siapGilas kocokan dengan ketebalan minimal 1 cm. Kocokan yang digilas terlalu sedikit akan menciptakan volume puff pastry rendah. Di sebelah itu juga bisa membuahkan adonan terbagi sehingg korsvet menyembul keluar. Akibatnya adukan tidak dapat berlembar.resep kue tradisional adonan dalam terakhir kalinya harus dikerjakan rata serta ke seluruh arah supaya adonan meraup ketebalan yang samaPotong sedikit saja segala bagisah bingkai adonan yang telah digilas dalam memunculkan guratan lembaran. Kalau bagian bingkai tidak dipotong, saat dioven lembaran kocokan tidak terlihatGunakan pisau yang tajam untuk mengabung lembaran adonan agar gak merusak lapisan/lembaran adonanBuah adonan seefektif mungkin. Adukan pastry bukan seperti adukan kue kering yang mampu di uli kembali. Bila diuli bakal menghilangkan lembaran/lapisan pada adonanRekatkan setiap ujung/akhir pelipit dengan dukungan putih telur supaya saat dipanggang bagian yang terlipat tidak terbukaTatkala memoles dengan telur, usahakan telur gak menetes oleh karena itu menutupi lipitan lembaran rotiUntuk adonan danish pastry, istirahatkan luluhan selama 30 menit agar mengembang sempurnaPanggang pada oven di dalam suhu tinggi sekitar 200 derajat celcius sampai terkabul kerangka pastry. Setelah itu turunkan suhu pada 180 derajat celcius. Pengovenan secara suhu semampai akan positif memaksimalkan penyusunan lembaran-lembaran di dalam kue.
Feedback
Please, register (it is quick and easy!) or sign in, to leave feedbacks and do much more fun stuff.